AWAS 6 BAHAYA MEMENCET JERAWAT SEMBARANGAN di WAJAH

AWAS 6 BAHAYA MEMENCET JERAWAT SEMBARANGAN di WAJAH

Bahaya memencet jerawat

Jerawat memang seharusnya diobati dengan perawatan tertentu atau dengan cara membiarkannya agar sembuh secara alamiah. Memencet jerawat amat sangat tidak disarankan karena malahan akan menyebabkan banyak efek buruk dan negative bagi tubuh kita. Selain itu memencet jerawat juga dinilai secara medis dapat berbahaya. Lalu apa saja bahaya dari kegiatan memencet jerawat? Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai mengapa memncet jerawat itu berbahaya :

1. Iritasi

Bahaya pertama dari kebiasaan dalam memencet jerawat anda adalah bahwa kebiasaan ini dapat menimbulkan iritasi bagu kulit anda, terutama kulit wajah. Iritasi ini dapat menyebabkan banyak efek negative dan efek buruk lainnya. Berikut ini adalah beberapa efek negative yang disebabkan oleh iritasi karena memencet jerawat :

  • Luka pada kulit
  • Kulit terasa gatal
  • Kulit memerah
  • Rasa perih pada bagian jerawat

Munculnya iritasi ini disebabkan karena kuman dan bakteri yang ada di dalam jerawat pada akhirnya keluar karena dipencet, dan keluarnya kuman atau bakteri ini malahan akan menimbulkan iritasi pada wajah anda gunakan kosmetik yang mengandung anti iritasi .

 

2. Infeksi

Bagi anda yang mengalami jerawat dan juga masalah dengan sistem pembekuan daarah, ataupun bagi anda yang kekurangan asupan zat besi dan vitamin, kegiatan memencet jerawat ini akan sangat rentan tejadi infeksi pada bagan wajah anda yang mengalami jerawat.

Setelah dipencet, mungkin jerawat akan hilang dan mengempes, namun ternyata, setelah jerawat dirasa sudah hilang dan mengempes, malahan akan timbul masalah baru, yaitu kemungkinan munculnya infeksi pada bagian wajah yang jerawatnya anda pencet sebelumnya. Infeksi ini dapat menyebabkan kuman menjadi berkembang biak lebih cepat, dan bahkan bisa masuk ke dalam tubuh anda melalu pori – pori kulit dan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan pada tubuh anda.

3. Kemunculan jerawat yang bertambah parah

Sama seperti infeksi, ketika anda memencet jerawat di wajah anda, maka kuman – kuman dan juga bakteri yang berasal dari jerawat anda yang sudah dipencet dan dirasa hilang akan menyebar ke area sekitar wah anda. hal ini malahan akan memperburuk keadaan jerawat pada wajah anda. hal ini akan menyebabkan kemunculan jerawat lainnya pada bagian wajah anda, yang disebabkan oleh keluarnya bakteri dan kuman, yang menyebar ke bagian – bagian lain dari wajah anda.

Karena itu, sangat tidak disarankan untuk memencet jerawat, karena dapat menimbulkan kemunculan jerata yang jauh lebih parah dari sebelumnya.

 

4. Pendarahan

Bahaya lainnya yang mungkin bisa muncul akibat kebiasaan memencet jerawat adalah terjadinya pendarahan pada bagian jerawat yang di pencet. Hal ini dapat menyebabkan munculnya pendarahan, dan apabila berada pada level yang parah, terutama bagi anda yang mengalami kelainan pada sistem pembekuan darah akan berakibat fatal, karena kemungkinan pendarahan akan terjadi secara terus menerus dan juga terjadi berulang kali.

Selain itu apabila terjadi penadarahan yang cukup parah, anda akan mengalami kondisi kekurangan darah, atau yang biasa kita kenal dengan istilah anemia, yang memiliki gejala – gejela :

  • Tubuh terasa lemas
  • Konsentrasi menurun
  • Mudah terserang penyakit.

5. Menimbulkan bekas luka

Bagi anda yang menganggap bahwa dengan memencet jerawat akan membuat wajah anda bersih dari jerawat yang mengganggu, maka anda sepertinya salah besar. Dalam waktu singkat, memencet jerawat mungkin akan memberikan efek seperti jerawat yang sudah hilang dari wajah anda. namun demikian, ternyata kegiatan memencet jerawat ini malahan akan menimbulkan bekas luka yang terlihat sangat jelas. Hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh bagi anda yang concern akan penampilan wajah anda, bukannya menghilangkan jerawat, malah akan menimbulkan bekas luka yang mengganggu ditambah kulit kusam dan mau awet muda pakailah Anti-aging + whitening cream .

6. Kematian

Mungkin terdengar sedikit berlebihan apabila memencet jerawat dapat menyebabkan kematian. Namun ternyata, hal ini memang benar dan dapat terjadi. Ada daerah pada bagian wajah yang disebut dengan segitiga kematian, yang berada pada area sekitar hidung, karena berisi syaraf – syaraf yang penting. Apabila secara tidak sengaja anda memencet jerawat pada lokasi ini, dan terjadi pendarahan atau infeksi, maka efek buruknya adalah kematian.

Itulah beberapa bahaya dari kegiatan memencet jerawat yang mungkin belum anda ketahui. Menyeramkan bukan? Sekian artikel ini, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Jerawat

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Mitos atau Fakta Tentang Timbulnya Jerawat di Wajah

Mitos atau Fakta Tentang Timbulnya Jerawat di Wajah

Siapa tak kenal dengan jerawat? Banyak orang atau bahkan diri Anda sudah akrab dengan jerawat. Ya, bulatan kecil berwarna merah ini bisa mengganggu penampilan, terutama jika jerawat itu muncul di muka harus segera dihilangkan dengan perawatan alami . Selain itu, banyak mitos mengenai jerawat muncul karena minimnya pengetahuan tentang macam-macam jenis jerawat dan cara mengatasinya yang benar.

Berikut ini beberapa mitos tentang jerawat yang banyak menimbulkan kesalahan :

1. Jerawat Dapat Disembuhkan oleh Matahari

Sinar Matahari

Mitos yang masih sering terdengar di telinga masyarakat adalah cara mengatasi jerawat meradang dengan sinar matahari. Mitos ini mengatakan mengenai faktor matahari yang dapat menyembuhkan jerawat, namun dengan syarat memiliki kulit normal. Apabila terkena paparan sinar matahari selama 20 menit setiap harinya memang membantu untuk menyembuhkan jerawat. Hal ini sedikit berbeda bagi yang memiliki kulit berwarna gelap karena setidaknya harus terpapar sinar matahari selama 30 menit setiap harinya untuk wajah semakin cerah dan awet muda kamu harus menggunakan anti-aging + whitening cream .

Faktanya :

Jika kemungkinan masih mempercayai hal diatas, maka adalah salah. Faktanya adalah paparan dari sinar matahari tidak bisa menyembuhkan jerawat. Jerawat tidak serta merta hilang hanya karena paparan sinar matahari. Hal yang diperhatikan adalah ketika akan memulai aktivitas adalah selalu memakai tabir surya kemanapun saat pergi. Tentu saja tidak salah jika  ingin menikmati sinar matahari karena memiliki banyak manfaat, tetapi bukan untuk menyembuhkan jerawat.

2. Salah Satu Penyebab Jerawat adalah Coklat

Mengkonsumsi Coklat

Coklat dan jerawat tidak berhubungan satu sama lain, namun jerawat memiliki hubungan dengan makanan yang memiliki zat glisemik yang tinggi. Ada jenis coklat tertentu yang memiliki kandungan gula tinggi dan bisa memicu jerawat, akan tetapi coklat yang memiliki kandungan gula yang rendah seperti dark chocolate.

Faktanya :

Jenis dark chocolate justru tidak menyebabkan jerawat. Untuk mencegah timbulnya jerawat, jangan memakan  roti putih, pasta, dan biji-bijian olahan. Sebagai penggantinya, bisa mengkonsumsi makanan seperti roti gandum yang tidak akan menyebabkan muka Anda berjerawat.

3. Masalah Jerawat Hanya Dialami Oleh Remaja

Jerawat Pada Remaja

Masalah jerawat bukan hanya milik para remaja. Misalnya penyebab jerawat saat menstruasi ini karena remaja yang sedang mengalami pubertas, masih belum stabil hormonnya.

Faktanya :

Pada orang dewasa juga bisa mengalami masalah jerawat, untuk laki-laki dewasa sebanyak 50% dan 20% untuk perempuan dewasa. Mereka akan memiliki jerawat di beberapa titik tertentu. Jerawat yang dialami oleh orang dewasa lebih mudah dikendalikan daripada jerawat yang dialami oleh para remaja. Contohnya pada penyebab jerawat setelah melahirkan, yang sudah dewasa.

4. Jerawat Tidak Boleh di Pencet

Jerawat Tidak Boleh Dipencet

Banyak dari kita yang mengetahui jika jerawat yang di pencet dapat menimbulkan infeksi. Jerawat akan sembuh jika di pencet dan di keluarkan isi putih atau kuning dalam jerawat untuk melawan bakteri yang ada didalamnya.

Faktanya :

Memencet isi jerawat sampai keluar merupakan ide yang baik, namun jika memencet bagian lain bisa menyebabkan peradangan. Jika memencet jerawat, maka tidak akan memunculkan bekas namun kulit yang berada disekitar jerawat bisa menimbulkan bekas untungnya masih bisa menghilangkan noda bekas jerawat dengan serum ekstrak berlian .

Ada cara yang bisa dilakukan ketika berniat untuk memencet jerawat. Caranya adalah :

  • Sterilkan kulit dengan menggunakan alkohol
  • Tusuk jerawat dengan lembut menggunakan jarum steril sampai ke daerah cairan putih atau kuning jerawat
  • Jangan sampai jarum tersebut menusuk sampai kedalam kulit
  • Untuk menghilangkan sisa jerawat, tekan sisa jerawat dan berhenti memencet jika cairan bening sudah keluar
  • Untuk penyelesaian akhir, berikan perawatan pada kulit yang sudah dipencet menggunakan perawatan alami untuk wajah awet muda dan lebih cerah pakailah anti-aging + whitening cream.

Ada banyak masalah yang berkembang mengenai masalah jerawat ini, salah satunya adalah mitos tersebut. Sehingga kita perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengobati jerawat. Hal ini untuk mencegah masalah jerawat ini menjadi semakin parah.

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Bahayanya Jerawat di Kepala!

Bahayanya Jerawat di Kepala!

Tumbuhnya jerawat di bagian kepala merupakan masalah kulit yang cukup mengganggu. Apalagi jika anda termasuk orang yang sering beraktifitas di luar ruangan. Tentu adanya jerawat yang tumbuh di bagian kulit kepala tersebut akan memberikan rasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan tersebut akhirnya memunculkan tindakan anda menggaruk, menyentuh, atau bahkan memencet jerawat tersebut. Oleh sebab itu, penanggulangan jerawat yang tumbuh di kepala harus segera dilakukan.

Terdapat beberapa penyebab jerawat yang bisa tumbuh dimana saja, penyebab jerawat di kepala tentunya berbeda dengan penyebab jerawat di dagu,penyebab jerawat di hidung, ataupenyebab timbulnya jerawat di wajah biasanya bisa diatasi dengan SC Cleanser minyak berlebih dengan Serum ekstrak berlian hingga awet muda dan wajah cerah dengan anti-aging + whitening cream. Jerawat yang tumbuh di kepala bisa menimbulkan efek negatif lainnya yang berpengaruh bagi kesehatan tubuh. Beberapa efek berikut, adalah yang bisa ditimbulkan oleh adanya jerawat di bagian kepala:

1.Nyeri Kepala dan Bintik Jerawat

Rasa nyeri di kepala jelas sangat mengganggu aktifitas anda. Rasa nyeri yang dirasakan bisa juga terjadi akibat jerawat yang tumbuh di kepala. Jerawat di kepala merupakan bentuk kelebihan produksi minyak di kelenjar sebasea. Minyak yang berlebihan yang menumpuk tersebut, akhirnya menimbulkan peradangan di sekitar kulit kepala dan mengakibatkan saluran folikel di sekitar kulit kepala menjadi tersumbat. Penyumbatan inilah yang kemudian memunculkan rasa nyeri di kepala.

  1. Gatal

Secara otomatis, jerawat di kepala bisa menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala anda. Tidak bisa dipungkiri, gatal tersebut berasal dari bakteri penyebab jerawat yang tengah berkolaborasi dengan minyak serta kotoran atau debu yang menempel di kulit kepala, terutama saat cuaca panas melanda.

  1. Kerontokan Rambut

Jerawat di kepala yang tidak segera mendapatkan penanganan khusus baik dari perawatan rumah atau medis bisa menimbulkan dampak lain seperti kerontokan rambut. Jerawat yang tumbuh karena adanya penumpukan lemak berlebihan tentunya akan mengganggu pertumbuhan rambut sehingga rambut dengan mudah rapuh dan mengalami kerontokan cukup parah jika tidak segera diatasi.

  1. Mual dan Pusing

Pusing bisa saja dialami oleh mereka yang menderita jerawat di kepala. Di bagian ini merupakan tempat berkumpulnya jaringan saraf, dan termasuk salah satu bagian yang paling penting saat digunakan untuk berpikir. Jika pada bagian ini ditumbuhi jerawat yang menimbulkan rasa gatal, nyeri, dan ketidaknyamanan lainnya, penderita bisa seringkali merasa pusing dan berlanjut pada rasa mual jika ketidaknyamanan tersebut terlalu mengganggu.

  1. Kerusakan Kulit Kepala dan Rambut

Munculnya jerawat di kepala bisa mengakibatkan penyumbatan pori-pori kulit kepala. Kondisi inilah yang kemudian memicu kerusakan kulit kepala dan kemudian merambat pada kerusakan rambut. Sel kulit mati yang tidak dapat hilang dengan bebas karena adanya penyumbatan ini, akan merusak kondisi sel lain yang sehat.

  1. Infeksi

Infeksi bisa saja terjadi apabila secara sengaja atau tidak, bagian tangan kita menyentuh jerawat yang ada di kepala tersebut. Bisa ketika rasa gatal, panas, atau sekadar rasa penasaran untuk menggaruk atau memencet jerawat yang tumbuh. Tindakan itu tidak disarankan karena bisa menyebabkan munculnya infeksi baru dari bakteri penyebab jerawat, kuman di tangan, serta kotoran dan minyak yang melekat di kulit kepala.

Untuk menghindari berbagai efek jerawat di kepala yang ditimbulkan tersebut, maka cara terbaik yang perlu dilakukan adalah mencegah serta mengatasi jerawat di kepala secara maksimal. Jerawat di kepala bisa diatasi dengan menggunakan madu, lemon, dan bawang putih. Lebih jelasnya, bisa dicoba cara mengatasi jerawat di kepala agar bisa hilang secara cepat. Pencegahan jerawat di kepala lebih kepada faktor kebersihan dan nutrisi yang berasal dari asupan makanan setiap harinya. Oleh sebab itu, memperhatikan asupan makanan sekaligus mengonsumsi makanan pencegah jerawat atausayuran anti jerawat, bisa menjadicara alami mencegah jerawat .

Demikian tadi informasi mengenai efek jerawat di kepala yang penting untuk kita ketahui bersama. Jangan lupa selalu menjaga kesehatan kulit kepala, khususnya dari jerawat dengan melakukan perawatan seperti yang disarankan.

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Wajib Dihindari 12 Penyebab Jerawat di Pipi Kiri dan Kanan

Wajib Dihindari 12 Penyebab Jerawat di Pipi Kiri dan Kanan

Memiliki jerawat di wajah memang bukanlah hal yang menyenangkan. Meskipun jerawat adalah masalah kulit yang sering terjadi dan sering dialami oleh setiap orang, namun tetap saja munculnya jerawat menganggu penampilan dan bahkan bisa menyebabkan turunya kepercayaan diri seseorang harus kamu lakukan perawatan alami . Jerawat bisa muncul dimana saja termasuk bagian pipi kiri. Ada beberapa penyebab munculnya jerawat di pipi kiri baik yang diketahui maupun tidak diketahui. Kali ini kita akan membahas penyebab terjadinya jerawat di pipi kiri.

  1. Bakteri

Penyebab utama jerawat muncul ialah karena adanya bakteri. Bakteri yang menjadi penyebab utama timbulnya jerawat di pipi kiri ialah Propionibacterium acne. Bakteri ini bisa berkembang dengan cepat pada kelenjar di dalam kulit manusia. Bakteri ini membuat kelenjar menjadi membengkak kemudia menyebabkan iritasi pada kulit. Jerawat di pipi yang disebabkan oleh bakteri ini pada umumnya akan meninggalkan bekas jerawat yang sulit sekali untuk dihilangkan meski sulit serum ekstrak berlian patut dicoba karena aman .

  1. Terkena Debu dan Polusi

Debu dan polusi yang sering kita jumpai apabila kita memiliki kesibukan di luar ruangan menyebabkan berbagai masalah pada kulit wajah kita. Mulai dari masalah kulit wajah yang kusam dan berminyak, hingga menyebabkan timbulnya jerawat. Untuk itu sebisa mungkin kita menghindari debu dan polusi salah satunya menggunakan anti-aging + whitening cream untuk meminimalisir bahaya dari debu dan polusi udara namun wajah tetap awet muda dan cerah.

  1. Jarang Membersihkan Kulit Wajah

Setelah beraktivitas diluar ruangan akan banyak sekali kotoran dan debu yang akan menempel pada kulit wajah. Untuk itu penting sekali untuk membersihkan kulit wajah dengan SC Cleanser secara rutin setiap hariya. Apabila kita jarang membersihkan kulit wajah kita maka bakteri, debu dan kotoran akan menempel dan tertimbun pada kulit wajah dan akan menimbulkan masalah jerawat yang sangat menganggu

  1. Menyentuh Pipi Kiri dengan Tangan Kotor

Seringkali tanpa sadar ataupun sadar kita menyentuh kulit wajah kita. Bagian kulit wajah yang sering kita sentuh salah satunya ialah pipi kiri. Kita seringkali menopang wajah kita dengan menyentuh pipi kiri. Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah ialah apabila tangan yang kita gunakan untuk menyentuh wajah tidaklah bersih. Bakteri yang ada pada tangan akan berpindah ke pipi dan menyebabkan pipi terkena masalah jerawat yang membandel.

  1. Memilih Kosmetik yang Salah

Penyebab jerawat pada pipi kiri yang sering terjadi ialah kesalah dalam memilih kosmetik. Perempuan memang tidak bisa terlepas dari penggunaan kosmetik, mulai dari sekedar hobi hingga memang menjadi tuntutan pekerjaan. Namun penggunaan kosmetik yang salah akan menimbulkan berbagai masalah jerawat salah satunya menyebabkan timbulnya jerawat pada pipi kiri anda. Kesalahan kosmetik yang seringkali menyebabkan munculnya jerawat pada pipi kiri ialah kesalahan dalam menggunakan produk blush on. Pilihlah blush on atau perona pipi lainnya yang sesuai dengan kondisi kulit anda.

  1. Tidak Menyikap Keringat

Bagi anda yang mudah sekali berkeringat, anda harus selalu memersihkan keringat anda dalam waktu yang cepat. Keringat yang dibiarkan terlalu lama bahkan hingga tertidur akan menyebabkan berbagai masalah kulit wajah. Pada keringat mengandung bakteri yang dapat menyebabkan iritasi dan dapat menyebabkan munculnya jerawat, termasuk pada pipi bagian kiri.

  1. Mengeringkan Wajah Secara Berlebihan

Penyebab jerawat di pipi kiri selanjutnya ialah mengeringkan wajah secara berlebihan. Bagi anda yang seringkali mengeringkan wajah anda dengan tidak lembut dan terlalu sering maka akan menyebabkan iritasi pada kulit wajah anda. Hal ini bisa memicu terjadinya jerawat pada kulit wajah anda dan menganggu penampilan anda.

  1. Menggunakan Alat Make Up Kotor

Tidak hanya kesalahan dalam menggunakan makeup yang dapat membuat kulit wajah anda menjadi berjerawat. Menggunakan alat make up yang kotor akan menyebabkan kulit wajah anda lebih mudah berjerawat. Salah satunya ialah menggunakan brush yang kotor untuk menggunakan perona pipi. Hal ini akan menyebabkan pipi kiri anda terkena bakteri dan terjadilah jerawat jerawat yang menganggu.

  1. Penggunaan Handphone yang Berlebihan

Di zaman yang serba digital ini memang sangat sulit untuk hidup dengan tidak menggunakan handphone. Namun ternyata, karena terlalu sering menggunakan handphone maka handphone seringkali menjadi kotor. Ketika menggunakan handphone untuk menelpon, bakteri akan pindah ke pipi kiri anda dan menyebabkan timbulnya jerawat. Untuk itu pastikan anda untuk menjaga kebersihan telepon anda untuk menghindari kulit yang berjerawat.

  1. Bantal yang Kotor

Ketika tidur kita seringkali menyentuhkan pipi kiri kita ke bantal. Tanpa kita sadari, apakah bantal yang kita gunakan sudah bersih dan bebas dari bakteri. Penggunaan bantal yang kotor akan menyebabkan timbulnya jerawat pada pipi kiri kita. Untuk itu, pastikan kita menjaga kebersihan bantal kesayangan kita yang selalu digunakan untuk tidur. Rutinlah mengganti sarung bantal setidaknya 2 kali dalam sebulan.

  1. Pubertas

Pada masa masa pubertas bukan hal yang aneh lagi apabila kulit wajah kita di penuhi oleh jerawat termasuk jerawat yang muncul pada pipi kiri. Hal alami ini dialami oleh anak anak  yang sedang memasuki usia remaja. Jerawat yang muncul ini diakibatkan adanya perubangan hormone yang dapat membuat kulit memproduksi minyak secara berlebih hingga menimbulkan jerawat pada kulit wajah.

  1. Stress

Ternyata penyebab jerawat pada pipi kiri tidak harus selalu berasal dari luar tubuh manusia ataupun bakteri. Kondisi seseorang yang sedang tidak baik ataupun sedang mengalami stress juga bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat. Hal ini disebabkan karena apabila seseorang sedang mengalami stress dapat menimbulkan jerawat dan jerawat ini biasanya lebih mudah menyebar ke bagian yang lain. Untuk itu hindari stress untuk mencegah terjadinya hal hal buruk pada tubuh. Mulailah melakukan kegiatan yang menyenangkan diri sendiri.

Sekarang kalian sudah menyadari hal hal apa saja yang bisa jadi pemicu timbulnya jerawat pada pipi kiri. Untuk itu hindari hal hal tersebut dan selalu biasakan untuk menjaga kebersihan diri kita dan juga lingkungan di sekitar kita sehingga kulit wajah tetap cantik dan bebas dari jerawat.

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

12 Arti Letak Jerawat dalam Kesehatan Tubuh

12 Arti Letak Jerawat dalam Kesehatan Tubuh

Jerawat dapat dikategorikan sebagai penyakit kulit yang ringan. Munculnya jerawat disebabkan oleh penyumbatan pori oleh sebum dan bakteri serta debu yang menempel pada kulit wajah. Sebum sebenarnya berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit. Namun pada tipe kulit berminyak, produksi sebum mengalami kelebihan hingga menyumbat pori-pori kulit untuk menekan produksi sebum gunakan serum ekstrak berlian . Sebelum berkembang menjadi jerawat, akumulasi kotoran dan sebum ini muncul sebagai komedo. jika ingin wajah awet muda serta cerah solusinya anti-aging + whitening cream . jika  terus dibiarkan tanpa mendapatkan perawatan yang tepat, komedo berkembang menjadi whitehead yang merupakan cikal bakal munculnya jerawat.

Jerawat muncul akibat infeksi bakteri bernama P. Acnes yang hidup pada kelenjar minyak kulit yang tersumbat. Penyumbatan ini kemudian mengalami peradangan hingga memunculkan pustula (nanah) pada benjolan yang muncul.

Jerawat paling sering muncul pada wajah, karena bagian ini yang paling banyak terpapar sinar matahari dan polusi serta radikal bebas. Ahli kesehatan mengungkapkan, munculnya jerawat pada wajah bukan semata karena bakteri dan kotoran saja. Munculnya jerawat pada area tertentu menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada organ tubuh yang lain. Bagian tubuh manakah yang terganggu berdasarkan munculnya jerawat? Yuk simak arti letak jerawat dalam kesehatan tubuh berikut:

  1. Jerawat di jidat bagian kanan dan atau kiri

Jika jerawat muncul di jidat Anda pada bagian kiri atau kanan, itu menunjukkan organ pencernaan sedang mengalami masalah. Mungkin Anda sedang menderita maag atau asam lambung sedang naik. Kurangi konsumsi makanan instan seperti junk food dan makanan berlemak lainnya. Untuk menjaga kondisi pencernaan, perbanyak minum air putih dan konsumsi buah sayur yang segar.

  1. Jerawat muncul di antara kedua alis mata

Jerawat yang muncul di area antara kedua alis mata menunjukkan organ liver yang sedang mengalami gangguan. Segera terapkan pola hidup sehat dan hindari konsumsi produk alkohol. Sebaiknya jangan makan makanan tinggi kolestrol seperti daging, kulit, berbagai macam gorengan, susu, dan makanan tinggi lemak lainnya. Terapkan pola tidur sehat minimal 8 jam per hari dan hindari begadang pada malam hari. Jerawat pada area ini biasanya juga dipicu oleh alergi makanan tertentu. Hentikan konsumsi makanan yang mungkin menyebabkan reaksi alergi pada tubuh Anda.

  1. Jerawat tumbuh di pelipis sebelah kanan atau kiri

Jerawat juga bisa muncul di pelipis, yakni area tepi muka antara alis mata dengan akar rambut. Apabila jerawat tumbuh pada kedua area ini, menandakan bahwa tubuh sedang kekurangan cairan atau dehidrasi. Perbanyak konsumsi air putih agar jerawat segera sembuh dan hilang. Konsumsi buah yang banyak mengandung air seperti melon, mentimun, dan labu juga bisa membantu mengembalikan cairan tubuh.

  1. Jerawat tumbuh pada area hidung

Hidung adalah salah satu area yang paling sering ditumbuhi jerawat. Hidung berada pada daerah T, dimana produksi minyak paling banyak dihasilkan oleh daerah tersebut. Arti Letak Jerawat di area hidung, menandakan gangguan pada jantung Anda. Segera periksa tekanan darah Anda dan kurangi konsumsi makanan yang pedas, minuman berenergi, kurangi konsumsi garam yang berlebihan. Perbanyak makan buah dan sayur untuk menjaga tekanan darah. Pori-pori pada hidung juga rawan membesar, oleh karena itu rajin-rajinlah membersihkan wajah bisa gunakan StemCell Cleanser dan hindari pemakaian make up yang berlebihan.

 

  1. Jerawat tumbuh di area telinga

Jerawat bisa tumbuh di bagian wajah mana saja, termasuk di telinga lho. Jerawat yang tumbuh di telinga menandakan organ ginjal sedang terganggu. Perbanyak minum air putih dan hentikan konsumsi minuman bersoda, berkarbonasi, minuman berkafein, dan alkohol.

  1. Jerawat muncul di area bawah mata dan pipi

Jerawat yang muncul di area bawah mata dan pipi menunjukkan bahwa saluran pernapasan mengalami gangguan. Jerawat yang muncul di area ini banyak dialami oleh perokok berat. Untuk mengatasinya, kurangi konsumsi minuman berkafein, beralkohol dan minuman berkadar gula tinggi. Biasakan menghirup udara segar di pagi hari untuk menyegarkan saluran pernapasan. Oh iya, jerawat yang muncul di pipi juga bisa disebabkan oleh layar HP yang kotor lho. Waktu Anda sedang bertelepon, saat itu pula bakteri yang ada pada layar HP berpindah ke pipi Anda dan menimbulkan jerawat. Selalu jaga kebersihan layar HP ya.

Baca juga:

  1. Jerawat muncul di area dagu kanan atau kiri dekat ujung bibir

Salah satu pemicu munculnya jerawat diakibatkan hormon yang tidak seimbang. Jerawat karena hormon sering dialami oleh wanita menjelang menstruasi atau ibu hamil. Pada saat itu produksi hormon meningkat hingga menyebabkan ketidakseimbangan yang memicu munculnya jerawat. Munculnya jerawat pada dagu kanan dan kiri dekat ujung bibir dipicu oleh penyebab hormonal. Di sisi mana jerawat ini tumbuh menunjukkan pula di sisi mana ovulasi sedang terjadi. Kurangi stress dan jaga kebersihan kulit jika jerawat mulai muncul di area ini. Tidur cukup minimal 8 jam per hari, perbanyak minum air putih, dan konsumsi sayuran yang segar.

  1. Jerawat muncul di dagu bagian tengah dan bawah

Jerawat yang muncul pada dagu bagian tengah dan bawah mengindikasikan adanya gangguan pada organ perut Anda. Mungkin Anda sedang mengalami mual, diare atau susah buang air besar. Bisa juga disebabkan perut Anda yang kembung. Untuk mengatasinya, perbanyak mengonsumsi serat jika Anda mengalami sembelit. Namun jika Anda diare, segera konsumsi obat-obatan yang tepat untuk menghentikan diare. Hindari pula mengonsumsi makanan atau minuman dengan kadar asam tinggi seperti susu dan berbagai produk olahannya agar kondisi perut tidak semakin parah.

  1. Jerawat muncul di area leher

Selain di telinga, jerawat juga bisa muncul di sekitar leher lho. Munculnya jerawat di area ini menunjukkan tubuh sedang terinfeksi bakteri dan berjuang agar tidak terjangkit penyakit. Rilekskan pikiran dengan liburan singkat, yoga, meditasi, atau dengan tidur siang. Badan yang rileks cenderung lebih mudah terhindar dari penyakit.

Penerapan pola hidup sehat adalah cara terbaik untuk menghindari munculnya jerawat yang berlebihan. Selain itu mengurangi konsumsi makanan berlemak juga tidak kalah pentingnya, apalagi jika kulit Anda adalah tipe kulit berminyak. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan wajah. Wajah yang kurang bersih adalah sanrang bertumbuhnya bakteri penyebab jerawat. Semoga bermanfaat buat Anda semua ya!

  1. Jerawat muncul di area pundak dan bahu kanan kiri

Jerawat juga bisa muncul di pundak dan bahu lho. Bentuknya pun juga benjolan berisi cairan yang terasa nyeri, sama seperti jerawat di muka. Anda yang memiliki jerawat di area ini adalah pertanda bahwa tubuh Anda sedang tegang dan berada dalam tekanan tinggi. Stress yang Anda alami menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif. Pergilah berlibur sebentar dan terapkan pola tidur yang cukup untuk mengurangi stress.

  1. Jerawat muncul 

Punggung adalah area lain pada tubuh yang rentah terkena jerawat. Jerawat punggung biasanya muncul berupa jerawat kecil-kecil yang tidak berisi. Namun pada beberapa kondisi jerawat juga bisa meradang. Munculnya jerawat pada punggung bisa disebabkan air yang Anda gunakan untuk mandi. Air yang Anda gunakan mungkin kurang bersih atau Anda tidak cocok dengan sabun mandi. Jerawat punggung juga bisa disebabkan keringat berlebih dan alergi terhadap bahan pakaian tertentu.

  1. Jerawat muncul di area perut

Kemunculan jerawat di area perut memang jarang terjadi. Bagian tubuh ini tidak memiliki banyak kelenjar keringat sehingga tidak rawan ditumbuhi jerawat. Tapi bukan berarti jerawat tidak bisa tumbuh di sana. Jika Anda memiliki jerawat di area ini, segera periksa tekanan darah dan kadar gula Anda. Jerawat tersebut bisa jadi adalah pertanda gula darah Anda sedang naik.

Itulah arti letak munculnya jerawat dan kaitannya dengan organ tubuh lain. Munculnya jerawat di area tertentu bukan berarti organ mengalami penyakit serius atau parah. Kemunculan jerawat hanya sebagai pertanda awal bahwa mereka perlu beristirahat. Terapkan pola hidup sehat agar organ dapat bekerja secara normal dan wajah juga tidak berjerawat.

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Hati-hati 6 Penyebab Jerawat di Leher dan Inilah Cara Mengatasinya!

Hati-hati 6 Penyebab Jerawat di Leher dan Inilah Cara Mengatasinya!

Jerawat dapat muncul di beberapa bagian di tubuh dan tidak hanya muncul pada wajah saja. Bagian seperti leher dapat juga ditumbuhi oleh jerawat maka perlu perawatan yang tepat. Jerawat yang muncul di leher kadang membuat risih dan tidak percaya diri ditambah wajahmu yang kusam dan terlihat keriput anti-aging + whitening cream pastinya menjadi solusi yang paling tepat . Ini karena jerawat tersebut tidak dapat di tutupi berbeda dengan jerawat di pipi dan jerawat di punggung. Beberapa orang mencoba menutupi kehadiran jerawat ini dengan menggunakan kerah baju yang tinggi hanya saja justru membuat gerah dan otomatis penyembuhan jerawat menjadi sedikit sulit dan lama. Karena itu di bawah ini akan dijelaskan penyebab dari jerawat di leher berikut ulasannya :

 

  1. Keringat

Biang keringat bisa jadi masalah faktor utama dari munculnya jerawat pada bagian leher. Terkadang saat aktifitas di luar ruangan ditambah dengan sinar matahari yang terik keringat yang dihasilkan oleh tubuh tercampur dengan debu yang menempel pada permukaan kulit. Kondisi ini dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat pada bagian leher. Terlebih anda termasuk tipe orang yang jarang mandi atau hanya mandi satu kali sehari. Karena itu penting untuk selalu menjaga kesehatan kulit terutama area leher. Meskipun leher merupakan bagian tubuh yang memiliki kulit yang sensitif di banding dengan kulit lainnya di permukaan tubuh kita. jika dibersihkan terus dengan cara yang benar justru akan membuat leher kita tampak bersih dan terawat. Serta leher menjadi lebih muda dan bebas dari kerutan begitu dengan wajah kamu akan awet muda dan cerah dengan menggunakan anti-aging + whitening cream .

  1. Mencukur jenggot

Pada kaum pria yang telah dewasa umumnya akan muncul rambut – rambut halus disekitar dagu yang berfungsi untuk menyerap keringat yang turun dari dahi. Tapi saat anda melakukan pencukuran pada jenggot tersebut akibatnya tidak ada yang menahan keringat jatuh sampai ke leher. Keadaan ini akan membuat jerawat mudah muncul di daerah leher.

Oleh sebab itu perlu juga diperhatikan bahwa mencukur jenggot harus dengan cara yang aman dan tanpa menghilangkan keseluruhannya. Karena manfaat dari jenggot bagi kulit terutama area leher sangat penting. Harapannya adalah anda tetap bisa mencukur jenggot tanpa perlu mendapat akibat dari mencukur jenggot yaitu jerawat yang muncul pada leher. Tetap selalu mejaga kebersihan leher baik itu akibat jerawat maupun akibat dari keringat dan juga alergi karena menggunakan benda yang tidak steril kebersihannya.

  1. Kerah baju yang tidak longgar

Dalam hal mmenjaga penampilan terkadang kita melupakan kenyamanan dari baju yang dikenakan. Bisa saja baju tersebut memiliki kerah yang sempit dan kecil. Namun karena bentuknya yang bagus dan sesuai dengan acara yang ingin di hadiri. Sangat sayang sekali jika baju sebagus ini tidak dipakai namun di biarkan begitu saja tergantung di dalam lemari amar tidur. Akibat dari kebiasaan ini justru membuat leher kegerahan dan keringat tidak mengalir dengan sempurna.

Keringat terjebak di dalam dan pori-pori tidak mendapatkan udara untuk bisa bernafas. Sehingga ujung-ujungnya leher berada dalam kondisi yang sangat lembap. Dalam kondisi yang sama lama kelamaan justru menimbulkan jerawat. Karena itu ada baiknya anda memperhatikan ukuran dari kerah baju anda sendiri agar tidak terlalu sempit ataupun terlalu longgar demi menjaga penampilan dan juga menjaga kesehatan.

  1. Bakteri

Penyebab jerawat di leher berikutnya adalah bakteri penyebab jerawat. Bakteri ini melekat pada permukaan kulit dan dapat menimbulkan jerawat. Jika jerawat sudah timbul pasti akan sangat sulit untuk mengobatinya terlebih jerawat pada leher dapat menganggu penampilan anda sehari – hari. Bakteri penyebab jerawat ini dapat dimatikan dengan memberikan bahan – bahan alami ataupun obatan kimia untuk mengurangi jumlah jerawat pada leher.

Jangan biarkan kedaan jerawat pada leher anda bertambah parah. Jika terdapat satu jerawat yang sedang meradang ada baiknya anda ke dokter spesialis untuk membantu mengobati jerawat pada leher yang meradang. Karena jika dibiarkan justru jumlah jerawat yang muncul di leher menjadi lebih banyak dari pada sebelumnya.

Baca juga : Penyebab jerawat berdasarkan faktor internal dan eksternal

  1. Makanan

Faktor penyebab berikutnya dari jerawat di leher adalah makanan yang di konsumsi sehari – hari. Makanan seperti kacang – kacangan, goreng – gorengan dan makanan siap saji mengandung minyak yang tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan kulit dan juga kulit leher. Umumnya makanan yang di goreng kurang sehat karena mengandung minyak sedangkan makanan yang sehat adalah makanan yang di rebus. Makanan yang direbus terhindar dari minyak ataupun bahan – bahan lainnya sebagai penyedap. Meskipun rasanya sedikit hambar anda dapat menambahkan garam untuk memberikan rasa yang lebih nikmat secukupnya saja.

Ada baiknya anda mencoba makanan yang di rebus dan  menghilangkan kebiasaan memakan makanan yang tidak sehat. Cukup selingi sesekali saja untuk memuaskan rasa anda terhadap makanan tersebut.Bagusnya tetap penuhi kebutuhan tubuh terhadap nutrisi vitamin – vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh yang terdapat pada manfaat dari sayuran dan manfaat dari buah – buahan untuk menjaga kesehatan kulit anda. Dalam memilih buah pilihlah buah yang masih segar dan tidak layu. Karena buah yang masih segar tentu memiliki nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Baca juga :

  1. Pisau cukur

Dalam melakukan pencukuran terhadap jenggot penting juga untuk menggunakan pisau cukur yang steril dan sehat. Pisau cukur yang tidak bersih justru menjadi penyebab timbulnya jerawat pada leher. Karena itu setiap menggunakan pisau cukur langsung di bersihkan agar tidak menimbulkan efek yang tidak sehat untuk kulit wajah di leher. Penting untuk menjaga kesehatan kulit leher karena pisau cukur yang tidak bersih dapat menimbulka alergi pada kulit. Kulit yang alergi ditandai dengan rasa gatal – gatal dan kemerahan pada kulit. Biasanya jika sudah timbul rasa gatal maka beberapa hari kemudian akan muncul jerawat pada kulit leher satu per satu.

Jadi itulah enam penyebab timbulnya jerawat pada leher. Usahakan untuk tetap menjaga kebersihan leher agar terhindar dari jerawat tersebut.

Cara Mengatasi Jerawat Pada Leher

Terdapat beberapa cara dengan menggunakan bahan alami untuk mengatasi jerawat pada leher agar lekas sembuh tanpa meninggalkan bekas dari jerawat tersebut, berikut ini ulasannya :

  1. Jeruk nipis

Jeruk nipis sudah lama di gunakan untuk mengatasi jerawat yang terdapat pada leher. Ini karena jeruk nipis mengandung senyawan ctrid acid yang berfungsi untuk mematikan bakteri penyebab jerawat. Cara menggunakan jeruk nipis ini adalah belah dua jeruk nipi kemudia peras airnya. Perasan air jeruk nipis tersebut di campurkan dengan air mawan kemudia oleskan pada leher yang berjerawat secara teratur setiap hari. Maka perlahan – lahan jumlah jerawat akan berkurang dan menghilang tanpa meninggalkan bekas jerawatnya.

  1. Lidah buaya

Gel yang terkandung di dalam lidah buaya juga memiliki fungsi untuk mematikan bakteri penyebab jerawat di leher dan meregenerasi kulit leher yang berjerawat. Hanya saja gel dari lidah buaya tidak cocok untuk anda yang memiliki jenis kulit sensitif. Karena saat di ratakan di kulit akan menimbulkan rasa gatal yang sangat. Cara menggunakan lidah buaya ini sebagai gel adalan memilih lidah buaya yang ukurannya besar kemudian biarkan getahnya yang berwarna kuning keluar perlahan tunggu hingga sekitar 15 menit. Setelah itu kupas kulit lidah buaya dan disana anda akan menemukan daging dari tanaman ini beserta gelnya yang berguna untuk menghilangkan jerawat pada leher seperti gel stemcell cleanser.

  1. Putih telur

Telur juga memiliki manfaat untuk menghilangkan jerawat. Namun bagian dari telur yang memiliki peranan tersebut adalah putih telur. Jadi caranya pecahkan telur kemudian pisahkan kuning telur dari putih telur. Karena yang akan anda gunakan adalah bagian yang putihnya saja. Oleskan pada leher yang berjerawat dan biarkan mengering baru kemudian di bilas. Baiknya di pakai menjelang mandi pada sore hari.

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Mengenaskan 6 Bahaya dari Jerawat di Telinga !

Mengenaskan 6 Bahaya dari Jerawat di Telinga !

Segala sesuatu tentang jerawat memang sangat menyebalkan. Ada sangat banyak penyebab timbulnya jerawat di wajah, dada, punggung, hingga di terlinga. Nah, anda tentu pasti sudah mengetahui bahwa jerawat dapat tumbuh di wajah, dada, ataupun punggung. Selain di tempat tersebut, ternyata jerawat juga dapat tumbuh di telinga. Pada artikel kali ini, akan dibahas segala sesuatu tentang jerawat di telinga. Berikut ulasannya.

 

Penyebab Timbulnya Jerawat di Telinga

Sebelum anda mengetahui berbagai macam bahaya dari timbulnya jerawat di telinga, maka anda perlu untuk terlebih dahulu mengetahui berbagai macam hal yang dapat mempengaruhi timbulnya jerawat di telinga. Berikut ini merupakan beberapa penyebab timbulnya jerawat di telinga.

  • Kurang sterilnya alat pembersih telinga yang digunakan, seperti cotton bud. Cotton bud yang kurang steril justru akan membuat bakteri hinggap di telinga anda dan menyebabkan timbulnya jerawat secara seketika.
  • Adanya luka di daun telinga. Luka pada telinga membuat pori-pori terbuka lebar, yang membuat debu, kotoran, maupun bakteri penyebab jerawat batu dapat hinggap dengan mudah dan akhirnya menyebabkan jerawat muncul di telinga anda.
  • Produksi minyak berlebih. Tenyata produksi minyak berlebih tidak hanya terjadi pada kulit wajahyang bisa diatasi dengan serum ekstrak berlian, namun juga dapat terjadi di telinga anda. Produksi minyak berlebih di telinga dapat menyumbat pori-pori, sehingga timbulah jerawat di daun telinga anda.
  • Menumpuknya sel kulit mati. Sama seperti di wajah, sel-sel kulit mati yang tidak terangkat dan menumpuk di telinga akan membentuk jerawat secara cepat perlu diregenerasi dengan StemCell Cleanser.
  • Iritasi. Salah satu faktor yang juga sangat sering menyebabkan jerawat batu di telinga adalah adanya iritasi. Nah iritasi ini bisa disebabkan oleh anting-anting yang tidak steril, kemudian tangan kita yang kotor saat memegang telinga, maupun penggunaan jarum tindik telinga yang tidak steril.
  • Rambut yang menempel. Bagi anda yang memiliki rambut yang panjang, maka ini juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat di telinga. Seperti yang kita tahu, bahwa rambut sangat rentan terpapar debu menyebabkan jerawat, kotoran, dan polusi dalam aktivitas kita sehari-hari. Nah, jika rambut ini menempel di telinga anda, maka semua kotoran di rambut dapat berpindah ke telinga, yang akan menimbulkan jerawat di telinga.

Bahaya Timbulnya Jerawat di Telinga

Walaupun secara umum sebenarnya penyebab jerawat di telinga hampir sama dengan penyebab jerawat di hidung, ataupun penyebab jerawat di punggung, namun ternyata jerawat di telinga ini menyimpan banyak misteri. Tahukah anda bahwa jerawat yang timbul di telinga anda ternyata merupakan suatu pertanda akan gangguan kesehatan yang terjadi di dalam tubuh anda? Nah, berikut ini adalah bahaya yang akan ditimbulkan jika anda memiliki jerawat di telinga anda.

1. Pertanda Kurangnya Menjaga Kebersihan Telinga

Sama seperti bahaya jerawat di ketiak, faktor ataupun indikasi bahaya pertama yang menyebabkan timbulnya jerawat di telinga kita adalah karena kita kurang memperhatikan kebersihan telinga kita. Tentu saja ini merupakan indikasi yang paling sepele dan mungkin tidak membahayakan, namun jika anda mengabaikan kebersihan pada daun telinga anda, maka tentu saja akan sangat mudah bagi debu, kotoran, maupun bakteri penyebab jerawat untuk melakukan peradangan di kulit anda, yang menyebabkan rasa kurang nyaman dan sakit di kulit telinga anda.

Nah, lalu hal-hal apa sajakah yang membuat debu, kotoran, ataupun bakteri penyebab jerawat dapat hinggap di telinga anda? Ternyata banyak hal yang membuat telinga menjadi kotor dan dapat dihinggapi oleh debu, kotoran, maupun bakteri, yaitu:

  • Kebersihan sprei maupun sarung bantal yang tidak dijaga. Seringkali sprei maupun sarung bantal yang jarang diganti merupakan sumber bakteri, debu, ataupun kotoran. Bagi anda yang sering tidur dengan posisi miring, sudah pasti debu dan bakteri yang terdapat pada sprei dan sarung bantal dapat berpindah ke telinga anda. Pastikan anda sering-sering mengganti sprei tempat tidur anda ya.
  • Menggunakan earphone yang tidak bersih. Hal ini tanpa perlu dipertanyakan tentu saja juga membuat debu dan juga bakteri dapat berpindah dari earphone ke telinga anda, sehingga akan membuat anda mengalami bahaya infeksi jerawat. Nah, sebelum anda menggunakan earphone anda, maka bersihkan dahulu earphone anda. Meminjamkan earphone ke orang lain juga sangat tidak disarankan karena kita tidak tahu bagaimana kebersihan telinga orang lain.
  • Lupa mengeringkan telinga setelah mandi atau mencuci rambut. Nah, salah satu alasan mengapa bakteri dapat menempel di telinga anda adalah karena anda seringkali lupa mengeringkan telinga anda sesaat setelah anda mandi atau mencuci rambut anda. Hal ini akan membuat telinga anda sangat lembab dan memudahkan jamur atau bakteri menginfeksi bagian telinga anda.

 

2. Pertanda Trauma Pada Daun Telinga

Indikasi berbahaya perihal munculnya jerawat di telinga adalah adanya kemungkinan bahwa daun telinga mengalami trauma. Trauma yang dimaksud adalah ketika daun telinga pernah mendapatkan luka goresan atau digigit serangga, maka akan terdapat benjolan menyerupai jerawat yang akan timbul sebagai salah satu fase penyembuhan daun telinga tersebut. Perlu dicatat bahwa anda tidak diperkenankan untuk menyentuh dan juga memencet benjolan yang terdapat di daun telinga karena memencet jerawat di telinga akan menimbulkan efek jerawat akibat dipencet.

Nah, untuk itu, diperlukan sebuah kehati-hatian dikala anda ingin melakukan pierching atau meninding telinga anda. Pastikan bahwa jarum tindik anda tersebut benar-benar steril. Selain itu, perhatikan kebersihan anting-anting anda sebelum anda mengenakannya pada telinga anda. Anting yang kotor akan membuat bakteri secara mudah melakukan iritasi dan penyumbatan di kulit daun telinga anda, sehingga akhirnya timbulah jerawat di daun telinga.

3. Pertanda Adanya Peradangan Pada Saluran Telinga

Indikasi berbahaya lainnya perihal munculnya jerawat di telinga adalah adanya kemungkinan bahwa terdapat peradangan pada saluran telinga anda. Nah, ciri-ciri paling jelas jika anda memiliki peradangan pada saluran telinga adalah adanya jerawat yang dapat mengeluarkan nanah yang kemudian juga disertai dengan rasa sakit yang anda rasakan ketika anda membuka mulut, menekan tulang rawan telinga, atau saat menarik telinga ke belakang atas.

Jika anda mengalami hal-hal tersebut, sebaiknya anda dengan cepat mengaplikasikan langkah cara mengatasi jerawat meradang dan cara menghilangkan jerawat bernanah dengan memeriksakan diri ke dokter THT, dimana anda akan mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jika jerawat bernanah di telinga anda termasuk ke dalam tipe aman (tipe yang tidak akan menyebabkan komplikasi pada telinga), maka anda akan diberikan semacam antibiotik tetes. Namun, jika jerawat bernanah anda termasuk ke dalam tipe berbahaya (dapat menyebabkan komplikasi seperti kelumpuhan syaraf wajah), maka akan dilakukan pembedahan dengan atau tanpa perbaikan gendang telinga.

4. Pertanda Gangguan Kulit

Salah satu indikasi timbulnya bahaya jerawat di telinga adalah adanya gangguan pada kesehatan kulit anda. Biasanya jika kita memiliki jerawat yang disebabkan karena gangguan kulit, maka jerawat kita akan berbentuk seperti benjolan yang disebut dengan kista. Secara umum terdapat 2 jenis kista yang dapat timbul di telinga kita jika kita mengalami gangguan kulit.

  • Kista epidormoid

Yang pertama adalah kista epidormoid. Salah satu ciri kista epidormoid adalah rasa sakit yang kita rasakan pada saat kita memencet jerawat tersebut. Yang berbahaya, ternyata kista epidormoid ini akan berpotensi berkembang menjadi sel kanker yang ganas jika kita tidak melakukan pengobatan secara medis dengan segera. Oleh karena itu, jika anda menemukan bahwa ada benjolan mencurigakan dan terasa sakit jika dipencet, segera periksakan ke dokter. Namun, tetap dianjurkan bahwa jangan sampai anda memencet jerawat di telinga dengan tangan dan ditekan ya jika anda tidak ingin mengalami bahaya memencet jerawat.

  • Kista sebaceous

Yang kedua adalah kista sebaceous. Yang membedakan antara kista sebaceous ini dengan kista epidormoid adalah bahwa kista sebaceous ini merupakan kista yang jinak, sehingga tidak berpotensi untuk mengakibatkan kanker. Nah, kista sebaceous ini merupakan hasil dari menumpuknya sel-sel kulit mati dan juga minyak berlebih pada kulit, sehingga akan timbul pada daun telinga atau bahkan pada saluran telinga. Yang patut diingat pula adalah bahwa kista ini juga memberikan rasa sakit dan tidak nyaman di telinga anda. Oleh karena itu, tak salah apabila jerawat di telinga dikategorikan sebagai salah satu jenis jerawat yang paling berbahaya dan untuk berjaga-jaga lebih baik anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter saat mendapati benjolan mencurigakan di telinga anda.

5. Pertanda Adanya Racun Dalam Tubuh

Indikasi berbahaya lainnya perihal munculnya jerawat di telinga adalah adanya kemunkinan bahwa terdapat kandungan racun yang masuk ke dalam tubuh anda. Nah, lalu apa hubungannya jerawat di telinga dengan kandungan racun di dalam tubuh kita? Jadi, bagian telinga hingga dagu pada wajah merupakan salah satu bagian dari kelenjar getah bening yang ada di dalam ke dalam tubuh kita dan kelenjar ini sangat bermanfaat untuk menangkal racun masuk ke dalam tubuh kita.

Ketika ada kandungan racun yang akan masuk ke dalam tubuh kita, maka kelenjar getah bening akan menangkap racun tersebut, sehingga racun tidak akan memasuki tubuh kita. Nah, ketika sudah terlalu banyak racun yang akan masuk ke tubuh kita, maka kelenjar getah bening ini akan kewalahan dalam menangkap begitu banyak racun yang akan masuk ke tubuh kita, sehingga akhirnya kelenjar getah bening ini akan mengalami pembengkakan dan akhirnya, terbentuklah jerawat dan benjolan di telinga kita. Ada baiknya anda segera mengaplikasikan cara mengurangi pembengkakan jerawat sebagai langkah pertama untuk mengatasi jerawat membengkak di telinga.

6. Pertanda Adanya Gangguan Organ Dalam

Indikasi berbahaya lainnya perihal munculnya jerawat di telinga adalah adanya kemungkinan bahwa terdapat gangguan organ dalam di dalam tubuh anda. Lalu, apa hubungannya jerawat di telinga dengan gangguan ginjal? Ternyata, telinga kita sebenarnya terhubung dengan bagian tangan dan juga kaki kita. Oleh karena itu jika kita mengalami sakit di telinga, maka kaki atau tangan kita juga pasti akan merasakan sakit.

Selain itu, baik tangan, kaki, atau telinga memiliki keterkaitan yang dekat dengan hati, kantung empedu, dan juga ginjal. Nah, jika kita memiliki gangguan organ dalam seperti hati, kantung empedu, dan juga ginjal, maka tentu saja akan menimbulkan benjolan mirip jerawat yang merupakan sebuah pertanda atau sinyal bagi kita.

 

Cara Mencegah Jerawat di Telinga

Nah, setelah anda mengetahui berbagai indikasi bahaya dari munculnya jerawat di telinga, mungkin anda bertanya-tanya bagaimanakah cara menghindari jerawat di telinga. Berikut ini merupakan tips-tips yang akan sangat bermanfaat agar jerawat di telinga anda tidak akan muncul lagi di kemudian hari.

  • Jaga Kebersihan Telinga. Ini cara paling simpel yang dapat anda lakukan sebagai cara mencegah jerawat datang kembali secara alami di telinga anda. Secara berkala anda dapat menjaga kebersihan telinga dengan membersihkannya dengan cotton bud yang steril, kemudian juga dengan mencuci telinga dengan sabun muka dan juga air hangat. Jangan lupa keringkan telinga anda setelah itu.
  • Jaga Kebersihan Rambut. Bagi anda yang memiliki rambut panjang, maka tentunya akan sangat sulit bukan menyingkirkan rambut dari telinga anda? Oleh karena itu, selalu jaga kebersihan rambut dengan mencucinya sehari sekali sehingga rambut anda bebas dari debu, kotoran, dan polusi. Akhirnya, anda tak perlu khawatir jika rambut anda mengenai telinga anda.
  • Kurangi Konsumsi Makanan Berlemak. Mengkonsumsi makanan berlemak akan memicu produksi minyak berlebih, baik itu di kulit wajah ataupun di kulit telinga sehingga tentu saja akan menyebabkan timbulnya jerawat karena memang makanan berlemak termasuk makanan penyebab jerawat di wajah muncul terus. Selain itu, makanan berlemak tentu saja akan berdampak buruk bagi organ dalam anda, yang juga akan menimbulkan jerawat di telinga anda. Maka segera kurangi konsumsi makanan berlemak anda. Ada baiknya anda mengkonsumsi berbagai macam makanan penghilang jerawat
  • Lepaskan Aksesoris yang Kiranya Membuat Anda Alergi. Salah satu cara lain untuk mencegah timbulnya jerawat di telinga adalah dengan melepaskan aksesoris semacam anting-anting atau tindikan di telinga lainnya yang berpotensi akan menyebabkan jerawat. Tidak sterilnya aksesoris tersebut tentu saja akan membuat telinga anda menjadi rawan terkena jerawat.

 

Cara Mengatasi Jerawat di Telinga

Nah, jika anda ternyata telah terlanjur mendapati ada jerawat yang tumbuh di telinga anda, maka ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menghilangkannya sesuai rekomendasi dari para ahli dermatologi, seperti berikut ini:

  • Ekstraksi jerawat dengan melakukan ekstarkor logam yang akan dilakukan oleh dokter kulit.
  • Dengan menggunakan chemical peeling.
  • Dengan menggunakan serum ekstrak berlian , akan membantu proses pengeluaran nanah dari jerawat.
  • Dengan menyeka bagian dalam dan juga luar telinga dengan menggunakan kapas yang telah dicelupkan ke alkohol untuk mencegah penyumbatan pori-pori kulit.
  • Dengan menggunakan acetaminophen yang biasanya akan diresepkan dokter anda. Obat acetaminophen ini sebenarnya merupakan salah satu obat penghilang rasa sakit, namun obat ini bisa juga digunakan untuk mengobati jerawat di telinga.

Nah, sekarang anda telah mengetahui segala hal yang perlu anda ketahui tentang bahaya jerawat di telinga, mulai dari penyebabnya, indikasi hingga cara mencegah dan mengatasi jerawat di telinga.

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

 

Mengerikan 6 Bahaya Jerawat di Ketiak!

Mengerikan 6 Bahaya Jerawat di Ketiak!

Selama ini kita mengenal bahwa jerawat parah dapat menyerang di berbagai area di wajah kita, mulai dari dahi, pipi, hingga bawah bibir. Kita juga telah mengetahui bahwa jerawat juga dapat timbul di dada maupun di punggung. Nah, namun apakah anda mengetahui bahwa ternyata jerawat juga dapat timbul di bagian ketiak anda? Ternyata jerawat di ketiak juga dapat timbul akibat berbagai penyebab. Walaupun tumbuhnya jerawat di ketiak ini umumnya karena hal yang normal, namun ternyata jerawat di ketiak juga dapat memberikan sinyal bahaya akan kondisi kesehatan tubuh anda. Di artikel ini, anda akan menemukan berbagai penjelasan lengkapnya. Penyebab Jerawat di Ketiak Sebelum anda melihat berbagai macam bahaya dari jerawat di ketiak, maka tentu saja anda perlu mengetahu sebenarnya hal apa saja yang membuat ketiak anda ditumbuhi jerawat. Mungkin anda bertanya-tanya apakah penyebab jerawat di ketiak ini sama dengan penyebab jerawat di punggungpenyebab jerawat di hidungpenyebab timbulnya jerawat di wajah, atau yang lainnya. Nah, berikut ini merupakan penyebab jerawat di ketiak.

  • Menggaruk Ketiak

Sama seperti penyebab timbulnya jerawat di wajah, salah satu faktor utama mengapa jerawat di ketiak bisa timbul adalah karena menggaruk. Biasanya, bakteri ini dapat masuk melalui pori-pori kulit dan folikel rambut yang terluka sesaat setelah anda menggaruk kulit ketiak anda yang gatal. Ketika anda menggaruk kulit ketiak anda, maka hal ini akan meninggalkan luka di kulit ketiak anda, yang membuat jerawat dapat dengan mudah menginfeksi kulit dan menyebabkan jerawat diketiak.

  • Mencukur Bulu Ketiak

Salah satu faktor utama lainnya mengapa jerawat di ketiak dapat timbul adalah karena mencukur bulu ketiak. Terkadang, produk yang anda gunakan untuk mencukur rambut akan menyebabkan iritasi kulit, yang menyebabkan bakteri dengan mudah mengalami peradangan yang menyebabkan jerawat di ketiak. Selain itu, iritasi yang ditimbulkan setelah mencukur bulu ketiak seringkali meninggalkan sensasi gatal, yang membuat anda secara refleks menggaruk kulit ketiak anda, sehingga timbulah jerawat di ketiak anda.

  • Penggunaan Deodorant

Faktor lainnya yang juga berpengaruh pada timbulnya jerawat di ketiak adalah karena penggunaan deodorant yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kulit ketiak anda. Seringkali, deodorant yang tersedia di pasaran dapat membuat kulit anda menjadi alergi dan juga dapat menyebabkan iritasi yang membuat kulit ketiak anda gatal dan hasilnya, bakteri akan dengan mudah menginfeksi kulit anda dan menyebakan jerawat di ketiak.

  • Benjolan Kanker

Nah, salah satu faktor penyebab jerawat di kulit ketiak anda adalah karena adanya tanda-tanda sel kanker dalam tubuh anda. Jika anda mendapati benjolan mencurigakan menyerupai jerawat di kulit ketiak anda, apalagi anda memiliki riwayat keluarga yang pernah menderita kanker, maka anda jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi anda ke dokter agar mendapatkan perawatan lebih lanjut. Baca Juga: Penyebab Jerawat Berdasarkan Faktor Internal dan Eksternal Setelah anda mengetahui apa itu jerawat atau bisul di ketiak dan kemudian hal-hal apa saja yang menyebabkan timbulnya jerawat di ketiak, maka sekarang adalah saatnya anda mengetahui sebenarnya apa sajakah bahaya yang akan mengintai anda jika anda mendapat adanya jerawat atau bisul di ketiak. Mungkin memang anda merasakan bahwa ketiak di jerawat tidak menimbulkan rasa sakit, namun ternyata jerawat di ketiak ini bisa saja menjadi sebuah pertanda akan adanya bahaya mengenai kesehatan di tubuh anda. Berikut ini adalah kemungkinan bahaya yang mungkin akan anda dapatkan ketika terdapat jerawat atau bisul di ketiak anda.

1. Jerawat di Ketiak Pertanda Adanya Infeksi Bakteri

Bahaya jerawat di ketiak yang pertama adalah sebuah fakta bahwa jerawat di ketiak ini merupakan suatu pertanda akan kemungkinan terjadinya infeksi bakteri di tubuh anda. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, salah satu faktor jerawat di ketiak disebabkan oleh masuknya bakteri melalui pori-pori dan folikel rambut akibat kita terlalu sering menggaruknya dan juga terlalu sering mencabut bulu di ketiak. Ketika bakteri ini dibiarkan secara terus menerus masuk secara bebas melalui pori-pori dan folikel rambut yang terbuka, maka hal ini akan menyebabkan peradangan pada jerawat yang kemudian akhirnya dapat memunculkan nanah. Bahaya jerawat bernanah ini akan cukup terasa, dimana nanah ini nantinya dapat membuat tubuh kita menjadi panas dingin. Untuk mengatasinya, terapkan cara mengatasi jerawat bernanah dan cara menghilangkan jerawat bernanah. Selain itu, jerawat pada ketiak juga dapat menjadi suatu pertanda bahwa ada infeksi oleh bakteri pada luka yang terdapat pada lengan atas, lengan bawah, dan juga tangan.

 

2. Jerawat di Ketiak Pertanda Adanya Infeksi Virus

Sama halnya dengan bakteri, ternyata infeksi dari virus juga dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat atau bisul di ketiak anda. Yang membahayakan, ternyata jerawat yang timbul di ketiak anda ini merupakan suatu pertanda akan penyakit berbahaya seperti AIDS, herpes, dan cacar air yang tentu saja diakibatkan oleh infeksi oleh virus. Jadi, mengapa jerawat di ketiak ini merupakan pertanda akan adanya kemungkinan infeksi dari virus di tubuh anda? Nah, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jerawat di ketiak ini disebabkan karena pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening akibat peradangan suatu hal asing dari luar tubuh kita. Kelenjar getah bening yang membengkak dan membentuk semacam jerawat dan bisul di ketiak merupakan penanda bahwa kelenjar getah bening tersebut telah menangkap dan menahan begitu banyak virus agar tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Nah, untuk mengatasi pembengkakan getah bening ini, ada baiknya anda menerapkan cara mengurangi pembengkakan jerawat sehingga jerawat di kuli ketiak anda akan semakin cepat mengempis.

3. Jerawat di Ketiak Pertanda Akan Adanya Alergi Di Tubuh Anda

Jenis bahaya jerawat di ketiak yang ketiga adalah akan adanya kemungkinan bahwa jerawat di ketiak ini merupakan suatu pertanda bahwa tubuh anda memiliki alergi terhadap sesuatu hal asing yang masuk ke tubuh anda. Alergi yang ditunjukkan tubuh anda terhadap bahan-bahan semacam yodium, penisilin, deodoran, maupun obat-obatan lainnya ternyata juga akan memicu proses oembengkakan pada kelenjar getah bening, yang kemudian akan menimbulkan munculnya jerawat atau bisul di ketiak. Nah, jika anda mendapati bahwa terdapat benjolan seperti jerawat di ketiak anda, maka sebaiknya jangan ragu untuk menerapkan cara menghilangkan jerawat karena alergi atau berkunjung ke rumah sakit untuk sekedar melakukan konsultasi dengan dokter kepercayaan anda. Hal ini karena memang sangat sulit untuk menemukan sebenarnya hal-hal apa sajakah yang memicu alergi pada tubuh anda, sehingga kelenjar getah bening anda membengkak..

 4. Jerawat di Ketiak Merupakan Pertanda Fibroadenoma

Jenis bahaya keempat akan munculnya jerawat atau bisul di ketiak adalah adanya kemungkinan bahwa anda terkena fibroadenoma atau yang biasa juga sebagai pertumbuhan abnormal pada jaringan fibrosa. Nah, fibroadenoma ini merupakan benjolan menyerupai jerawat yang terjadi akibat kelebihan kelenjar penghasil susu atau lobulus dan jaringan di sekitar payudara, sehingga tidak heran jika bisa terjadi benjolan jerawat atau bisul di ketiak. Biasanya, benjolan menyerupai jerawat di ketiak akibat fibroadenoma ini tidak terasa sakit dan dapat bergeser jika anda pencet atau anda tekan. Namun, benjolan menyerupai jerawat akibat fibroadenoma ini tergolong tumor yang jinak sehingga tidak berpotensi menyebabkan kanker. Belum ada yang mengetahui secara pasti apa penyebab fibroadenoma, namun para praktisi kesehatan menyebut bahwa pertumbuhan fibroadenoma ini terkait dengan hormon kesuburan pada wanita. Baca Juga:  Penyebab Jerawat saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

5. Jerawat di Ketiak Merupakan Pertanda Kanker Limfoma

Jenis bahaya akan munculnya jerawat atau bisul di ketiak yang kelima adalah adanya kemungkinan bahwa anda memiliki kanker limfoma. Ternyata, benjolan jerawat yang terdapat di ketiak ini juga bisa menjadi pertanda akan adanya penyakit serius yang menyerang tubuh anda, yaitu kanker limfoma atau yang biasa disebut sebagai kanker sistem getah bening. Kanker limfoma atau sistem getah bening ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan di jerawat atau bisul yang tidak menyakitkan di area ketiak, leher, dan juga selangkangan.  Sel kanker limfoma ini biasanya dapat menyerang anda melalui infeksi virus yang akan masuk ketika kekebalan sistem imun tubuh anda berkurang. Nah, jika anda mendapati jerawat atau bisul di ketiak anda yang disertai dengan gejala lain seperti demam, gatal-gatal diseluruh tubuh, penurunan berat badan secara tiba-tiba, pembengkakan pada perut, gangguan pernapasan, dan selalu merasa lelah, maka segera periksakan kondisi anda ke dokter karena ada kemungkinan anda terserang kanker limfoma.

 6. Jerawat di Ketiak Merupakan Pertanda Kanker Payudara

Jenis bahaya akan munculnya jerawat atau bisul di ketiak yang keenam adalah adanya kemungkinan bahwa anda memiliki kanker payudara. Nah, adanya kemungkinan bahwa jerawat di ketiak ini merupakan suatu gejala kanker payudara tentu saja tidak bisa anda remehkan begitu saja, apalagi jika sebelumnya ada keluarga anda yang memiliki riwayat kanker payudara. maka dari itu, tidak heran jika jerawat di ketiak ini dianggap sebagai salah satu jenis jerawat yang paling berbahaya. Jerawat di ketiak dapat dikatakan sebagai suatu pertanda bahwa anda mengalami kanker payudara dikarenakan karena ketika sel-sel kanker menyerang, maka pertumbuhan sel-sel payudara akan cenderung menjadi tidak terkontrol hingga akhirnya terjadi penebalan kulit yang menyerupai jerawat atau benjolan di area sekitar payudara, termasuk di ketiak. Nah, jika anda mendapati adanya jerawat dan benjolan yang keras di area ketiak disertai dengan perubahan bentuk pada payudara, kemudian juga putting susu juga tertarik ke dalam, bahkan mengeluarkan cairan yang mengandung darah, segera cari pertolongan medis karena itu suatu pertanda bahwa anda terkena kanker payudara. Baca Juga: Jenis Hormon Penyebab Jerawat

 

Cara Mencegah dan Menghilangkan Jerawat di Ketiak

Nah, setelah anda mengetahui berbagai macam sinyal bahaya dari timbulnya jerawat di ketiak, maka tentu anda ingin mengetahui bukan bagaimana cara menghilangkan jerawat di ketiak ini? Walaupun memang jerawat yang diakibatkan oleh kanker atau fibroadenoma tidak dapat dihilangkan secara mandiri, namun jerawat di ketiak yang disebabkan oleh bakteri maupun alergi bisa dihilangkan dengan melalui cara-cara dibawah ini.

  • Jangan Biarkan Ketiak Basah

Tips pertama untuk mencegah timbulnya jerawat pada ketiak adalah jangan biarkan ketiak anda basah, baik oleh keringat maupun oleh air sehabis anda mandi. Ketiak basah akan menyebabkan area tersebut menjadi lembab yang tentu saja memicu bakteri penyebab jerawat untuk tumbuh dan akan menimbulkan bahaya infeksi jerawat  yang meradang, sehingga akan menimbulkan jerawat di ketiak anda nantinya.

  • Ganti Deodoroant Anda dengan Deodorant Alami

Tips kedua untuk mencegah timbulnya jerawat pada kulit ketiak anda adalah dengan mengganti deodorant anda dengan deodorant alami. Seringkali faktor pemicu timbulnya jerawat di kulit ketiak disebabkan oleh alergi terhadap deodorant yang anda beli di pasaran. Nah, oleh karena itu ada baiknya anda mengganti deodorant anda dengan deodorant alami menggunakan cuka apel atau minyak kelapa. Manfaat cuka untuk jerawat dan manfaat minyak kelapa untuk jerawat memang sudah tidak diragukan lagi keampuhannya. Nah, kedua bahan herbal ini ternyata juga sangat ampuh untuk berperan sebagai deodorant, plus bahan herbal ini kecil kemungkinannya akan memberikan efek samping bagi kulit anda.

  • Gunakan Larutan Garam

Jika anda sudah terlanjur mendapati adanya bekas jerawat di kulit ketiak anda, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan garam yang telah dicampurkan ke dalam air hangat untuk dioleskan ke kulit ketiak yang telah dihiasi jerawat. Nah, untuk hasil yang maksimal, gunakan campuran ini secara rutin setiap hari hingga jerawat di ketiak anda mengempis.

  • Gunakan Gel Lidah Buaya

Cara ampuh lainnya untuk anda yang telah terlanjur mendapati bahwa terdapat jerawat di ketiak anda, maka anda dapat menggunakan gel yang terdapat dalam tumbuhan lidah buaya. Manfaat lidah buaya untuk jerawat memang sangat luar biasa. Gel dalam lidah buaya ini sangat kaya akan kandungan Vitamin E yang akan berperan sebagai antioksidan dan mencegah peradangan dan infeksi jerawat. Selain itu, lidah buaya juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit amti yang akan semakin cepat mengempiskan jerawat anda. Cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya ini cukup mudah, dimana anda tinggal mengoleskan gelnya ke area kulit ketiak anda yang terdapat jerawat.

Nah, sekarang anda telah mengetahui berbagai macam hal yang patut untuk anda ketahui mengenai jerawat di ketiak, mulai dari penyebabyna, kemudian sinyal bahaya dalam tubuh akibat timbulnya jerawat di ketiak, hingga bagaimana cara mencegah dan menghilangkan jerawat di kulit ketiak.

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

13 Cara Mengatasi Jerawat Bernanah dan Gatal

13 Cara Mengatasi Jerawat Bernanah dan Gatal

Jarawat bagi kebanyakan orang, memang mengganggu aktivitas. Selain mengurangi tingkat kepercayaan diri, timbulnya jerawat kadang memberikan indikasi kebersihan. Semakin anda menjaga kebersihan, bersih menggunakan SC Cleanser kotoran atau jerawat tidak akan menemplok di wajah  anda. Bukan hanya ada di bagian wajah anda, namun penyebab jerawat bernanah juga sampai pada tubuh lain, terutama jerawat di punggung. Jerawat yang sampai bernanah biasanya lebih banyak menjangkit pada remaja puber karena hormon penyebab jerawat masih belum stabil. Kebanyakan juga karena memiliki kulit sensitif dan berminyak.

Awal munculnya Jerawat Bernanah

Perjalanan awalnya adalah dari kotoran seperti debu, polusi dan sebagainya mengenai wajah anda. Dari sifat zat yang tidak steril, sehingga memicu bakteri untuk tumbuh di kulit, biasanya pipi dan dahi. Penyebab jerawat gatal dan dengan refleks tangan anda ingin menggaruknya. Jika kondisi tangan kotor, lalu menggaruk, maka akan keluar cairan bening. Nah itulah sumber dari penyebab jerawat bernanah.

Cairan bening yang keluar kemana-mana menjadi biji dari jerawat. Jika tidak segera dibersihkan, akan timbul calon jerawat baru. Kadang kala, spot gatal tubuh anda terletak pada punggung dan wajah. Sebab sekresi minyak pada kelenjar sebum kulit yang terlalu banyak keluar dari situ.

Jerawat bernanah jika didiamkan saja akan semakin parah, sehingga diperlukan cara mengatasi jerawat bernanah dengan hati-hati. Seperti berikut ini, yang menggunakan bahan alami yang ampuh :

  1. Olesan Bawang Putih

Cara mengatasi jerawat yang meradang dengan bawang putih akan membantu menyembuhkan jerawat bernanah yang sudah mengalami peradangan. Cara memakainya dengan :

  1. Tumbuk 3 siung bawang putih
  2. Oleskan pada bagian jerawat
  3. Tunggulah sampai 10-15 menit

Untuk hasil maksimal disarankan untuk dikonsumsi, sebagai penyembuhan dari dalam.

  1. Olesan Jeruk Nipis

Sifatnya yang segar dan dikenal dikalangan good drinking, termasuk untuk kesehatan kulit yakni cara menghilangkan jerawat dengan jeruk nipis. Kandunganya yang asam serta sifatnya yang anti bakteri cocok untuk jerawat bernanah. Anda bisa membuat cemceman asam. Caranya adalah :

  1. Iris jeruk nipis menjadi 2 bagian
  2. Mulai fermentasikan dengan memerasnya dan dimasukan dalam botol
  3. Tunggulah sampai sehari kedepan
  4. Bersihkan wajah anda dahulu
  5. Oleskan pada bagian jerawat anda
  6. Gunakan secara rutin setiap hari
  1. Olesan madu

Gizi yang terkandung dalam madu sangat kaya, cocok untuk kesehatan tubuh dan manfaat masker madu bisa mengatasi jerawat. Manfaatnya mampu untuk mengurangi dan membersihkan kulit berjerawat. Penggunaanya setiap hari baik untuk cara mengatasi jerawat bernanah, bintik hitam, bahkan bintik kotoran.

Cara menggunakanya adalah :

  1. Oleskan madu secara rata ke bagian muka anda
  2. Tunggulah selama 20 menit
  3. Bilaslah dengan air hangat
  4. Keringkan wajah dengan handuk sampai kering
  5. Olesan Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh mwrupakan buah yang biasa digunakan untuk penambah rasa asam dalam masakan. Kandungan zat terkandung dalam belimbing wuluh adalah kaya akan vitamin C, sehingga mampu digunakan sebagai anti bacterial untuk perawatan wajah berjerawat.

Cara penggunaanya adalah :

  1. Siapkan 3-4 belimbing wuluh yang ukuranya sedang
  2. Bersihkan wajah anda terlebih dahulu
  3. Lembutkan sehingga bisa digunakan untuk masker
  4. Tempelkan pada bagian yang mengandung jerawat
  5. Tunggulah sampai 15-25 menit
  6. Bersihkan dengan air hangat
  7. Gunakan selama 3 hari berturut-turut
  8. Olesan Jagung Muda

Siapa sangka kalau si kuning ini memiliki khasiat tinggi di bidang kesehatan. Salah satunya mampu digunakan untuk cara mengatasi jerawat bernanah. Berikut ini cara penggunaanya :

  1. Parut jagung muda sampai lembut
  2. Campurkan dengan telur putih dan di udak rata
  3. Bersihkan muka dengan pembersih
  4. Mulailah dengan mengoles ke wajah anda.
  5. Tunggu dari 40- 25 menit
  6. Siram dengan air hangat
  7. Saran : gunakan saat malam hari. Sebab reorganisasi paling efektif pada waktu petang.
  8. Menjaga Kelembaban Kulit Wajah

Ketika anda sudah merasa berkeringat, mulai lap dengan tisu, sebab keringat tersebut mampu menjadi sumber penyebab jerawat. Jika jerawat bernanah anda terkena keringat, maka rasanya menjadi gatal. Sehingga akan menaikan resiko di garuk tangan

  1. Gunakan Sabun Cuci Muka yang Sesuai

Cara mengatasi jerawat juga tergantung pada jenis pembersih atau facial wash yang dipakai. Jika untuk kulit berminyak (rata-rata kulit jerawat bernanah kulit berminyak) harus menggunakan zat yang mengandung sedikit minyak. Pakailah sabun cuci muka dengan ph yang sesuai dengan kulit anda. Jika jenis kulit berminyak, maka gunkanlah sabun yang memiliki kandungan asam. Setidaknya mengandung ph 2,5 drajat keasaman. Sedangkan untuk kulit yang cenderung kering, pakailah ph balance. Yakni sekitar 6-7.

  1. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Cara mengatasi jerawat bernanah, bukan saja perawatan dari luar. Namun juga diperlukan perawatan dari dalam diri. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan penghilang jerawat, yang kaya akan serat seperti buah dan sayur. Makanan ini kaya akan vitamin E yang bagus untuk kulit anda. Dengan kaya nutrisi di dalam tubuh, maka regenerasi sel kulit mati juga berlangsung cepat.

  1. Minuman Jahe

Selain digunakan untuk menjernihkan suara, jahe juga cocok untuk kesehatan kulit. Sebab kandunganya yang anti bakteri dan anti inflamasi sangat cocok sebagai pengobatan jerawat. Caranya dengan meminum jus jahe secara rutin. Salah satu pengobatan dari dalam.

  1. Perbanyak Olahraga

Setelah merawat tubuh dari luar dan dalam, juga perlu olah tubuh agar sirkulasi darah menjadi lancar. Dengan olah raga maka sirkulasi tubuh akan lancar, sehingga sistem peredaran tubuh menjadi baik. Penyebab jerawat saat menstruasi salah satu faktor penyebabnya berasal dari darah kotor. Sehingga dengan adanya sirkulasi darah lancar, otomatis darah kotor tersebut dihancurkan. Kulit akan sehat kembali.

 

Cara Mencegah Jerawat Bernanah

  1. Berhenti meraba-raba dan menggaruk permukaan kulit anda yang gatal – Untuk menjaganya agar tidak gatal, anda bisa lakukan dengan sering mandi.
  2. Berhenti memencet jerawat di wajah – Salah satu kerugiannya adalah, akan meninggalkan bekas luka dan flek hitam (bekas jerawat) yang sembuhnya memakan waktu lama.
  3. Bersihkan wajah selalu – Usahakan untuk sabun wajah cukup 2 kali sehari. Pembersih wajah model two in one dan pembersihanya menggunakan kapas, anda bisa melakukan minimal 2 kali sehari. Jangan lupa bersihkan setiap pagi, mau tidur, serta setelah keluar dari rumah.
  4. Kurangi kebiasaan tidur larut malam – Regenerasi kulit terjadi pada malam hari. Jika kondisi tubuh belum rileks, maka proses regenerasi tidak maksimal. Tidur larut juga mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas anda.
  5. Gunakanlah alat kosmetik yang sudah steril – Cara mengatasi jerawat bernanah yang menggunakan sendok luna harus dibersihkan dengan alkohol dahulu. agar kuman yang ada di jerawat satu, tidak berpindah ke tempat yang lainya. Sehingga jerawatnya menjadi tambah banyak

Sebenarnya cara yang paling mudah dan biasanya orang lakukan adalah dengan konsultasi ke dokter. Memang lebih aman, juga bahan-bahanya sudah rekomendasi semua. Namun bayaranya mahal, serta sifatnya yang canduan. Maka ketika menggunakannya, jerawat akan segera sembuh jerawatnya. Lalu jika berhenti mengonsumsi, kulit juga akan mengalami gangguan. Untuk itu anda harus selalu menggunakan resep dokter.

Paling aman dengan mengonsumsi bahan alami karena efek sampingnya rendah. Manfaatnya selain untuk kulit, juga untuk kesehatan. Anda sehat, kulit sehat, jerawat hilang Anti-aging + whitening cream membuat awet muda dan wajah bersinar .

 

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂

Penyebab Jerawat Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Penyebab Jerawat Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Penyebab jerawat saat menstruasi pada umumnya adalah hormon yang dikeluarkan tubuh yang akan meningkata selama masa haid. Lalu apa yang penting ? cara mencegahnya adalah kalimat yang paling sering dipertanyakan oleh para kalangan remaja yang masih sering merasa galau apabila timbul masalah yang berkaitan dengan kecantikan dan kemulusan wajah mereka dengan perawatan alami . Tak ada yang salah dengan pernyataan ini. Inilah kewajaran yang dimunculkan oleh kebanyakan para remaja yang sedang mencari jati diri mereka.

Hormon Estrogen dan Hormon Testosteron

Penyebab jerawat saat menstruasi adalah hormon estrogen dan hormon testosteron yang akan berkembang selama masa haid tersebut. Saat menstruasi mulai dialami oleh seorang remaja putri yang sudah mulai menginjak usia dewasa, maka di dalam tubuh Anda, para remaja putri, akan mulai terjadi perubahan hormon  yang dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat secara mendadak di wajah Anda.

Kemunculan jerawat ini tak hanya terjadi karena perubahan hormon secara internal, yaitu karena adanya ketidakseimbangan antara hormon estrogen dengan hormon testosteron. Beberapa akibat yang sering terlihat secara nyata, akibat adanya perubahan hormon dalam tubuh para remaja putri / wanita dewasa adalah adanya kecenderugan untuk menjadi lebih sensitif  bahkan cenderung lebih mudah marah, hingga merasa mudah stres walaupun dalam tahap ringan.

Penyebab Faktor Eksternal

Tapi faktor eksternal juga menjadi sebuah penyebab yang tak kalah sering diabaikan oleh para remaja putri. Inilah beberapa faktor eksternal yang sering diabaikan sehingga berpotensi muncul jerawat di saat haid tengah berlangsung seperti :

  • Kurangnya menjaga kebersihan tangan, sehingga saat tangan menyentuh wajah atau saat mengusap wajah atau saat memencet jerawat, maka  kuman akan berpindah ke pori wajah sehingga berpotensi untuk tumbuhnya jerawat.
  • Kurangnya kebersihan wajah dijaga, terutama saat menjelang tidur, dimana riasan wajah lupa dibersihkan dengan pembersih wajah sehingga pori pori wajah berpotensi tertutup oleh debu dan bekas make up sehingga kemungkinan jerawat tumbuh akan semakin besar.
  • Kurangnya asupan cairan yang dikonsumsi, padahal saat menstruasi terjadi banyak sekali  cairan tubuh yang ikut keluar bersamaan dengan keluarnya darah haid Anda.

 

Cara Mencegah Jerawat saat Menstruasi

Inilah beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah tumbuhnya jerawat saat Anda mengalami menstruasi, sebagai berikut :

  • Perhatikan kebersihan wajah Anda – Sekilas pernah diungkit bahwa salah satu cara mencegah penyebab secara eksternal tumbuhnya jerawat adalah selalu menjaga kebersihan wajah terutama  saat menstruasi sebab kotoran yang menempel pada wajah akan bercampur dengan minyak kulit. Bersihkan wajah Anda minimal 2 kali sehari dengan SC Cleanser . Akan lebih baik jika langkah ini dilakukan setiap saat tak hanya saat Anda sedang menstruasi.
  • Kendalikan stres yang berlebih – Tak dipungkiri inilah penyebab terbesar munculnya jerawat saat mens berlangsung. Ubah pola pikir yang selalu berpikir negatif dengan selalu berusaha berpikir positip.
  • Tingkatkan asupan cairan – Kekurangan cairan dalam tubuh Anda akan terlihat secara jelas, saat wajah Anda terlihat mudah kusam dan kering. Jika kondisi ini terjadi maka resiko munculnya jerawat akan semakin besar. Keadaan ini dapat dibantu dengan benyak mengkonsumsi minuman yang banyak mengandung vitamin C , terutama jus buah, sehingga tubuh tetap akan terasa fit serta penyakit tak akan mudah menyerang tubuh Anda. Terapkan pola hidup sehat dengan banyak mongkonsumsi air putih.
  • Gunakan Masker Apel – Penggunaan masker apel dapat membantu proses perbaikan kulit wajah sekaligus pengangkatan sel kulit yang telah mati dari wajah Anda. Masker apel diperoleh dengan cara menghaluskan apel dan dicampur dengan sedikit madu , selanjutnya digunakan sebagai masker wajah.
  • Gunakan sabun muka yang mengandung sulfur / belerang serta benzoil peroksida. Kedua unsur ini dapat menjadi pencegah penyebab jerawat saat menstruasi dan cara mencegahnya dapat sekaligus diterapkan.

Penyebab jerawat saat menstruasi dan cara mencegahnya dapat anda coba bertahap dan sesuaikan dengan kebutuhan kulit anda. Tidak semua kulit dapat dilakukan dengan treatment yang sama tergantung jenis jerawat dan kondisi kulit, untuk masalah jerawat, saya telah ulas detil di 32 cara menghilangkan jerawat dengan berbagai teknik pengobatan yang pasti ampuh. kamu juga bisa terlihat awet muda dan wajah bersinar yang aman untuk jerawat  menggunakan Anti-aging + whitening cream.

TERIMAKASIH Telah Membaca, YUK LIKE & SHARE Ilmu Bermanfaat ini (: ^_^ 🙂